
Setelah 5 tahun terakhir ini vakum dari industri musik akhirnya
band jagoan
pontianak yang satu ini kembali berkibar di blantika musik tanah air indonesia. Bangga rasanya, senang, terharu, dan sangat inspiratif. sebab sejauh ini memang baru arwana yang mampu bersaing di ketatnya industri musik nasional.
Sebagai wujud eksistensi
Industri musik dan mengobati rindu para pecintanya meski menggunakan formasi awal Arwana ketika terbentuk, namun ketiganya sepakat untuk memakai nama baru,
Arwana Return. Sebagai bentuk wujud konsistensi mereka untuk tetap eksis
Arwana Return digawangi
Hendri Lamiri (vocal & violin),
Yudie Chaniago (vocal & drum), dan
Yan Machmud (lead vocal & acoustic guitar).
Dalam konsep bermusik
Arwana Return tidak akan meninggalkan warna musik yang sudah disampaikan ke semua penggemarnya sewaktu masih menggunakan nama
Arwana. Konsistensi di jalur pop rock dengan balutan beragam musik tradisional terutama etnik
Kalimantan Barat. Selain itu, harmonisasi instrumen
biola di setiap lagu dengan vokal ketiga personelnya, tetap menjadi ciri khas dari Arwana Return.
Lagu Arwana Terbaru (2010) Judul :
Jangan Pergi.mp3Untuk anda yang ingin lebih tau sejarah band arwana sejak merintis karir di jakarta mungkin bisa membaca cerita di bawah ini :
Sejarah Band Arwana ( Pontianak )Pada tahun 1994, Yudie Chaniago, Hendri Lamiri dan Yan Machmud berkumpul untuk mambuat group band dengan nama X-Bart. Mereka adalah musisi-musisi kafe yang berasal dari Kalimantan Barat (Pontianak). Rasa persatuan daerah ini menjadikan mereka serius untuk menekuni dunia music dengan mencari musisi-musisi dari Pontianak. Akhirnya terbentuk formasi lengkap dalam group band X-Bart dengan personil Yudie Chaniago (vocal & drum), Hendri Lamiri (vocal & violin), Yan Machmud (lead vocal & acoustic), Wansyah Fadli (vocal & guitar), Delsi (keyboard) dan Nono (bass). X-Bart membawakan lagu-lagu Top 40 dan manggung dari kafe ke kafe di Jakarta dan pertama kali manggung di News Café.
Pada tahun 1995, X-Bart berganti nama menjadi Nacle Band. Konsep musik masih sama yaitu membawakan Top 40 dari kafe ke kafe. Dukungan terhadap musisi-musisi ini sangat kuat di kalangan musisi senior Indonesia saat itu. Banyak musisi-musisi senior mendorong Nacle Band untuk masuk ke dapur rekaman. Akhirnya pada tahun 1996, Nacle Band mambuat master 10 lagu dan rekaman di GIN Studio (tempat ngumpulnya musisi-musisi tertama). Proses rekaman banyak dibantu oleh musisi-musisi senior seperti Billy J. Budiarjo, Dian Pramana Putra dan sebagainya.
Eksistensi ARWANA
Pada tahun 1997, Nacle Band memberikan master 10 lagu tersebut ke Bp. Jan Juhana dengan label Sony Music Indonesia. Pada tahun yang sama, berdirilah Sony Music Indonesia dan Nucle Band diterima sebagai artis pertama. Nucle Band pun berubah nama untuk masuk ke Sony Music Indonesia. Beberapa nama yang menjadi pilihan saat itu adalah ikon dari Kalimantan Barat tempat semua personil berasal, yaitu ARWANA, KHATULISTIWA dan KAPUAS. Dari ketiga nama tersebut akhirnya disepakati bersama dengan nama ARWANA, tetapi nama-nama yang lain tetap dipakai sebagai judul album. Genre/jenis musik ARWANA pun berubah dan konsisten di Pop Ballad. Album pertama dengan judul Asa yang berisi 9 lagu dengan single hits-nya lagu Kunanti. Tidak disangka dan tidak diduga, di saat krisis moneter dunia termasuk di Indonesia, album ARWANA pertama kali terjual 400.000 (empat ratus ribu) kopi. Prestasi yang membanggakan ini menjadikan Sony Music Indonesia optimis untuk mempersiapkan album kedua.
Tahun 1999, ARWANA mengeluarkan albumn kedua dengan judul NADI KhATULISTIWA, single hits-nya Lamunanku. Pada album kedua ini ARWANA banyak mendapatkan prestasi dan nominasi diantaranya;
1. Pendatang Baru Terbaik
2. Lagu Terbaik versi Ballad & Country dari AMI (Anugerah Musik Indonesia)
3. Lagu “Kepang Kampung”, menjadi hits terbaik MTV Music Award se-Asia (karena satu-satunya musik yang bernuansa pop etnik).
Promo tour di album kedua ini sangat kurang, karena dipengaruhi kondisi politik Indonesia yang memburuk saat itu. Semua hiburan yang berkaitan dengan kumpulan massa sangat rawan, sehingga beberapa Event Organizer dari beberapa kota cancel untuk mambuat konser ARWANA.
Beberapa tahun ARWANA absen dari musik, akhirnya pada tahun 2004, ARWANA memutuskan untuk membuat album indie khusus Kalimantan Barat yang berjudul Kapuas dengan single hits PTHB (Patah Tumbuh Hilang Berganti). Arwana sebagai produser dan sekaligus publisher untuk album indie ini. Album indie ini khusus dipersembahkan buat penggemar ARWANA di Kalimantan Barat.
Banyak kendala dalam mengatur indie label, terutama dalam konsentrasi waktu dan promosi. Banyak kesibukan masing-masing personel mengakibatkan konsentrasi pada ARWANA berkurang dan menyebabkan absen lagi di belantika musik Indonesia dalam beberapa tahun.
Tahun 2009, banyak fans ARWANA mempertanyakan eksistensi kembali di dunia musik. Banyak masukan dari fans ARWANA di facebook, menjadikan personel ARWANA berpikir kembali untuk meluangkan waktu untuk kembali mewarnai musik Indonesia. Tidak diduga dan tidak disangka, ARWANA Fans Club (Insang ARWANA) di facebook berkembang pesat di beberapa kota. Semangat fans ARWANA ini membangkitkan ARWANA untuk kembali eksis di belantika musik Indonesia. Akhirnya personel inti ARWANA yaitu Yudi Chaniago, Hendri Lamiri dan Yan Machmud sepakat untuk membangkitkan ARWANA yang bertahun-tahun mati suri dari dunia musik. Nama baru yang terpilih yaitu ARWANA Return yang berarti kembalinya ARWANA di belantika musik Indonesia dengan label NAGASWARA.
Tahun 2010, ARWANA Return mengeluarkan album ketiga dengan judul album dan single hits JANGAN PERGI. Ketiga album dari album pertama, kedua dan ketiga mempunyai satu kesatuan tema yaitu antara Kunanti, Lamunanku dan Jangan Pergi. Satu kesatuan tema itu juga mengisahkan perjalanan ARWANA Return di belantika musik Indonesia. Dengan kembalinya ARWANA (ARWANA Return), diharapkan terus berkarya dan “Jangan Pergi” lagi dari dunia musik.
Diskografi ARWANA Return
Album Pertama 1997
Label : Sony Music Indonesia
Judul Album : ASA
Single Hits : Kunanti
Tracklist :
1. Aku Rindu (Ngapel)
2. Angsa Putih
3. Asa
4. Jakarta
5. Kephang Kamphoenk
6. Kunanti
7. Tolonglah
8. Ungkapkan
9. Zero
Album Kedua 1999
Label : Sony Music Indonesia
Judul Album : Nadi Khatulistiwa
Single Hits : Lamunanku
Tracklist :
1. Pucuk Dicinta
2. Lamunanku
3. Nadi Khatulistiwa
4. Rinduku
5. Kembalilah
6. Jalan Masih Panjang
7. Hello (Apa Kabar)
8. Jalan Terbaik
9. Sungguh Mati
10. Hati yang Tertinggal
Album Ketiga 2010 (Promo Album!!)
Label : NAGASWARA
Judul Album : Jangan Pergi
Single Hits : Jangan Pergi
Tracklist :
1. Jangan Pergi
2. Putus
3. Mutiara Hati
4. PTHB (Patah Tumbuh Hilang Berganti)
5. Ku Kembali
6. SSS (Suka Sama Suka)
7. Kapuas
D. Contact Management
Damasus de Javano
Pondok Bambu Asri, Selatan V, A2-20,
Jakarta 13430 – Indonesia
Phone : +6221 930 82491
Mobile : +62 813 83586837
Email : damasus@dejavano. com
Tag : arwana band , arwana , band arwana , download lagu arwana terbaru , lirik lagu arwana , nadi khatulistiwa , arwana return , arwana return , download lagu arwana 2010 , album arwana 2010 , download lagu arwana , jangan pergi , arwana jangan pergi
JAVA Musikindo cuma datangin Artis atau group Band yang lagi Tour Asia / Australia supaya Fee Artis gak mahal. Gak semua Artis bisa datang ke Indonesia walaupun mereka lagi dalam Tour Asia / Australia karena beberapa hal, contohnya keterbatasan waktu mereka, Fee nya kelewat tinggi atau gak ada venue yang kosong dll. Buat JAVA, semua Artis yang dinilai bisa ngejual dan pastinya nguntungin, bakal gue usahain mati matian buat gue datengin.
JAVA gak milih milih Artist / Band dengan warna musik tertentu aja, yang penting laku! Makanya walaupun banyak permintaan yang JAVA terima untuk ngedatengin Artis/Band A,B atau C ke Indonesia, gak selalu bisa gue penuhin.
Kenapa bikin konser nya bukan di hari libur ?
JAVA kalau bikin konser harus nyesuaiin waktunya dengan jadwal si Artis, juga dengan ada apa engga nya venue yang kosong. Gak selalu jadwal Artis jatuh di hari libur. JAVA bener bener gak bisa nentuin kapan si Artis harus manggung disini.
Semua tergantung banget dengan schedule mereka.
Kenapa Artis luar cuma main sekitar 90 menit aja dan gak nyanyiin semua Hits nya?
Kontrak yg gue tanda tanganin dengan Management Artis biasanya untuk konser dengan durasi maksimum 90 menit. Gue gak pernah tau ato gak bisa ngatur lagu apa aja yang bakal si Artis / Band nyanyiin. Biasanya gue juga baru dapet song list nya waktu Artis/Band udah mau naik panggung.
Kenapa gak boleh bawa Video Camera dan Camera Foto Professional?
Dalam kontrak antara Artis dengan JAVA udah ditulis bahwa semua macam kamera Professional gak boleh dibawa masuk. Yang boleh coma pocket camera aja.
Biasanya pada waktu si Artis manggung, security mereka keliling tuh nyariin orang yang bandel bawa camera yang di larang. Itu juga aturan dunia kaya gitu.
Kenapa sih konsernya JAVA gak di tayangin di TV?
Untuk bisa nayangin konser di TV, JAVA harus dapet ijin dari Artis dulu yang namanya TV right dan gak semua Artis ngasih ijin konser mereka direkam dan terus di tayangin di TV. Mereka kan dagang juga hehehe...
PITBULL MAY 12th TENNIS INDOOR JAKARTA.
Presale 2 ( 300 tiket tribune & 300 tiket festival) dijual
Minggu, 30 Mei 2010 jam 10 pagi - 4 sore di
Jl. Taman Metro Alam Kav PL1 Pondok Indah
Pos Polisi Pondok Indah belok kiri & belokan pertama kanan.